Gelar Wayang Kulit, Kemendagri Masukkan Pesan Sosialisasi tentang UU Desa

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengadakan pagelaran seni wayang kulit untuk masyarakat sekitar kantor Direktorat Jenderal Pemerintahan Desa, Jakarta, Sabtu (27 Agustus 2016) malam. Pagelaran seni wayang yang didalangi Ki Manteb Soedarsono ini dalam rangka HUT RI ke-71 dengan menampilkan lakon “Konflik Wilayah perbatasan Tunggorono”.

Mendagri Main Wayang Kulit

(Sumber: Otoniminews)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan, selain sebagai wujud apresiasi pemerintah kepada para pekerja seni, pagelaran ini juga sebagai wahana sosialisasi dan transformasi nilai-nilai budaya luhur yang sangat terkait dengan muatan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang desa dalam bentuk ketahanan dan perlindungan masyarakat desa.

“Ya acara pertunjukan wayang ini untuk menghibur masyarakat umum, ya ini pertunjukan budaya sebagai ciri khas kita,” kata Mendagri dalam acara tersebut. Melalui pagelaran seni wayang kulit ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran bersama atas pentingnya ketahanan dan perlindungan masyarakat desa.

Selain itu, Mendagri Tjahjo berharap dengan cerita wayang yang dibawakan sang dalang juga mampu mendorong sinergitas antar kelembagaan dan pemangku kepentingan dalam ketahanan serta perlindungan masyarakat desa. “Kita dorong keselarasan kebijakan yang menyangkut ketahanan dan perlindungan masyarakat desa,” ujarnya.

Untuk diketahui, acara dibuka dengan penyerahan gunungan wayang kepada dalang wayang yakni Ki Mantep Sudarsono. Mendagri pun turut memberikan piagam penghargaan kepada Ki Mantep Sudarsono (Dalang), Ir.H.Sudjadi (Penulis Skenario), serta Suwiyah dan Gabriel Laufer.

Apresiasi ini diberikan sebagai wujud apresiasi pemerintah kepada para pekerja seni yang telah mempertahankan dan melestarikan budaya melalui pertunjukan wayang. Sementara itu, Direktur Jenderal Pemerintahan Desa (Dirjen Pemdes)Kemendagri, Nata Irawan mengatakan acara ini dalam rangka Gelar Budaya Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat serta ketahanan Budaya. Acara yang bertemakan konflik wilayah Perbatasan Tunggorono ini juga dimeriahkan oleh paduan suara Gita Puja Wiyata dari IPDN. (*)

About Humas 544 Articles
Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Kantor Sekretariat: Gedung Sahid Sudirman Center, Lt.21. Jl. Jend. Sudirman Kav.86, Jakarta, 10220 Phone: +6221 2788-9480 Fax: +6221 2788-9481 Email: info@apkasi.org