Tampil di Side Event KTT G20, Apkasi Siap Kolaborasi di ‘National Blue Agenda Actions Partnership’

Bali, Apkasi.org. Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan “Launch of the National Blue Agenda Actions Partnership” yang berlangsung di Bali, Senin (14/11/2022). Dalam kesempatan di forum yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Indonesia, Sutan Riska menegaskan komitmennya untuk siap mendukung kegiatan aksi kemitraan tersebut.

Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan, bersama para kepala daerah Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Bupati Buru Selatan Hj. Safitri Malik, Bupati Minahasa Utara Joune J.E Ganda, dan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari 

National Blue Agenda Actions Partnerships (NBAAP) termasuk dalam rangkaian acara Ocean 20 (O20) menuju KTT G20 di bawah Presidensi Indonesia, yang puncaknya akan berlangsung pada 15-16 November. NBAAP dibentuk dalam rangka mendukung Pemerintah Indonesia dan masyarakat untuk meningkatkan pembangunan di bidang maritim dan kelautan secara berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan sebagaimana tercantum dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals, disingkat SDGs) serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020 – 2024.

Dalam kesempatan berbicara di forum internasional tersebut, Sutan Riskan atas nama Apkasi mengucapkan terima kasih dan apresiasi untuk bisa mendukung peluncuran Kemitraan Aksi Agenda Biru Nasional. Bupati Dharmasraya ini mengatakan dari 416 Pemerintah Kabupaten anggota Apkasi, setidaknya 80% wilayah Kabupaten memiliki laut dengan segala tantangan dan peluangnya.

“Sebagai Pemerintah Kabupaten yang bersinggungan dengan laut, tentunya kami memiliki kepentingan untuk mendidik, mendorong, dan memberdayakan masyarakat di lingkungan laut. Secara strategis, pemerintah kabupaten yang memiliki laut berhadapan dengan industri-industri besar yang ingin mengeksploitasi sumber daya laut atau yang memiliki dampak lingkungan terhadap laut dan samudra, baik terhadap manusia maupun lingkungan, dengan berbagai kegiatan usahanya, seperti pertambangan, minyak dan gas, dan industri lainnya,” katanya.

Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan

Sutan Riska lantas menggarisbawahi dua kata kunci dari inisiatif besar NBAAP, yakni; aksi dan kemitraan. Ia pun menjelaskan, aksi berarti melakukan apa yang kita rencanakan. Ia berujar, “Titik tekannya, aksi bukan ‘apa yang kita lakukan adalah merencanakan’. Hal ini merupakan dasar semangat yang kita butuhkan dalam pengelolaan ekonomi dan lingkungan laut dan ekonomi di tingkat kabupaten/kota. Tentunya, kita memiliki cukup rencana, masterplan, kertas kerja, kertas putih, kertas biru, dan kertas-kertas berwarna lainnya. Namun, yang kita butuhkan adalah aksi. Dengan aksi, kita bisa mengukur bagaimana dampak inisiatif kita terhadap masyarakat.”

Sedangkan dengan semangat kemitraan, lanjut Sutan Riska, ia berharap kita dapat mengatasi semua tantangan dalam melakukan koordinasi dengan berbagai level pemerintahan, mulai dari kabupaten/kota, provinsi hingga pemerintah pusat. “Kami berharap, kemitraan ini akan berjalan dengan pola yang lebih kolaboratif dan berorientasi pada aksi,” tuturnya lagi.

Dari empat pilar utama Kemitraan, masih menurut Sutan Riska, Apkasi akan fokus pada Blue Finance. “Blue Finance adalah pusat pengembangan masyarakat kelautan di tingkat kabupaten. Bukan berarti kami mengesampingkan kesehatan, makanan, dan inovasi, tetapi kami harus memiliki prioritas Aksi yang jelas. Ada stigma bahwa nelayan itu miskin, dengan kerja fisik yang berat, yang bekerja secara tradisional. Anak muda tidak mau lagi menjadi nelayan atau pengusaha kelautan. Nelayan dan pelaku usaha kelautan perlu kita berdayakan secara finansial agar masyarakat bisa melihat bahwa usaha kelautan itu baik dan sejahtera,” katanya.

Dengan stimulus finansial, Sutan Riska meneruskan, kita bisa menarik talenta-talenta terbaik dari universitas untuk masuk ke ekonomi kelautan sebagai pemain dan mendiseminasi informasi ke generasi muda bahwa menjadi pebisnis maritim bisa membuat kita lebih kaya daripada menjadi YouTuber. “Sekali lagi, Apkasi siap berkolaborasi dalam Kemitraan Aksi Agenda Biru Nasional ini, agar Indonesia dan dunia pulih bersama, pulih lebih kuat,” tukasnya. Selain Sutan Riska tampil juga kepala daerah lainnya seperti Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Bupati Buru Selatan Hj. Safitri Malik, Bupati Minahasa Utara Joune J.E Ganda, dan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari memberikan paparan singkat. (*)

About Humas 759 Articles
Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Kantor Sekretariat: Gedung Sahid Sudirman Center, Lt.21. Jl. Jend. Sudirman Kav.86, Jakarta, 10220 Phone: +6221 2788-9480 Fax: +6221 2788-9481 Email: info@apkasi.org