Program Bela Beli Kulon Progo Diganjar Beli Indonesia Award Panji Cakra Buana 2016

Dari namanya saja Program Bela Beli Kulon Progo memang sudah banyak memikat banyak orang. Program yang dicanangkan dan dilaksanakan dr Hasto Wardoyo SpOG (K) saat menjabat Bupati Kulon Progo bersama pemkab dan masyarakat setempat pun pantas mendapat apresiasi. Dan Program Bela Beli Kulon Progo akhirnya dinobatkan sebagai peraih penghargaan Beli Indonesia Award Panji Cakra Buana 2016 yang digelar oleh Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) di Gedung Smesco Jakarta, Rabu (5/10).

dr-hasto

(Sumber: KRJogja dan Mirajnews)

Selain mampu mewujudkan kemandirian ekonomi, program Program Bela Beli Kulon Progo juga dinilai bisa mensejahterakan masyarakat sekaligus menimbulkan rasa bangga akan keunggulan produk dalam negeri. “Saya sangat bersyukur Program Bela Beli Kulon Progo diadopsi nasional menjadi gerakan Bela dan Beli Indonesia,” kata dr Hasto saat memberikan sambutan.

Beli Indonesia Award Panji Cakra Buana adalah penghargaan yang diberikan kepada pimpinan daerah atas inisiatif, gagasan serta komitmen yang telah dilakukan dan ditunjukkannya dalam membangun karakter rakyat yang dipimpinnya, juga upaya yang telah dilakukan dalam pembelaan ekonomi anak bangsa pada umumnya dan mendorong bertumbuhnya ekonomi kerakyatan. Gerakan Beli Indonesia saat ini dilakukan lebih dari 30 kampus, pesantren, organisasi masyarakat, dan puluhan kabupaten di Indonesia. “Mulailah berbuat kebaikan dari hal yang kecil untuk membangun sebuah hal yang besar,” ujar Hasto.

Hasto sebelumnya adalah seorang dokter yang kemudian dilantik menjadi Bupati Kulon Progo pada 2011 lalu, kemudian pada 2012 ia berupaya dalam mengangkat ekonomi rakyat Kulon Progo dengan meluncurkan program “Bela dan Beli Kulon Progo” gerakan ini dimulai dengan mewajibkan PNS untuk membeli beras dari petani Kulon Progo dengan minimal 10 kg perbulannya.

Program Kulon Progo sudah banyak menghasilkan karya dari rakyat setempat, seperti beras miskin (raskin), air, batik, makanan dan lainnya. Program ini mampu menurunkan angka kemiskinan dari 22,54 persen pada tahun 2013 hingga menjadi 16,74 pada 2014, selama empat tahun mampu menurunkan tingkat kemiskinan hingga lima persen. “Membangun ekonomi hanya bisa dilakukan jika kita memiliki ideologi,” imbuh Hasto. Selama empat tahun Kulon Progo juga telah membangun rumah untuk orang tua dan janda miskin sebanyak 3.050 unit, Kulon Progo sangat menjadi inspirasi bagi pemerintah Indonesia. (*)

About Humas 544 Articles
Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Kantor Sekretariat: Gedung Sahid Sudirman Center, Lt.21. Jl. Jend. Sudirman Kav.86, Jakarta, 10220 Phone: +6221 2788-9480 Fax: +6221 2788-9481 Email: info@apkasi.org