SEMANGAT: Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar saat peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 di Panti Pelayan Sosial Lanjut Usia Potroyudan Jepara, Minggu (7/12). (humas/joglo jateng)
Jepara, Apkasi.org. Semangat kesetaraan menggema di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Potroyudan Jepara, Minggu (7/12). Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 dengan meriah, dihadiri oleh berbagai komunitas disabilitas, relawan, dan mitra sosial.
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar atau akrab disapa Gus Hajar, menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan penguat komitmen pemerintah dalam mewujudkan Jepara yang inklusif dan ramah bagi seluruh warganya.
Difabel sebagai Subjek Pembangunan
Mengusung tema ‘Setara Berkarya Berdaya Tanpa Batas’, Gus Hajar menyampaikan pesan kuat bahwa keterbatasan fisik tidak boleh menjadi penghalang mimpi. Ia menekankan perubahan paradigma dalam memandang penyandang disabilitas.
“Di Jepara, perbedaan bukan halangan, tetapi keistimewaan. Pemerintah daerah memandang penyandang disabilitas sebagai subjek pembangunan, bukan objek belas kasihan,” tegas Gus Hajar.
Ia memastikan Pemkab Jepara berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya, baik di sektor pekerjaan, pendidikan, maupun kewirausahaan, agar kaum difabel bisa berdiri sejajar dan percaya diri meraih masa depan.
Kolaborasi Nyata Berbagai Pihak
Acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan nyata, mulai dari pelayanan kesehatan, pemberdayaan, hingga penyerahan bantuan logistik dan alat bantu seperti kursi roda dan alat bantu dengar. Gus Hajar mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terjalin solid.
“Bantuan dari berbagai lembaga, termasuk penyediaan alat bantu, kursi roda, sembako, pelatihan, hingga donor darah menunjukkan bahwa semangat kolaborasi di Jepara hidup dan nyata,” tuturnya.
Sebelum acara puncak, rangkaian kegiatan pra-acara seperti sosialisasi bahasa isyarat dan kerja bakti juga telah dilakukan. Hal ini mencerminkan kepedulian yang berkelanjutan, bukan hanya menunggu hari perayaan khusus.
Ajakan Merobohkan Stigma
Menutup sambutannya, Gus Hajar memberikan motivasi langsung kepada para penyandang disabilitas yang hadir untuk terus aktif berkarya dan menunjukkan potensi terbaik mereka.
“Hari ini adalah panggung Anda untuk bersuara bahwa Anda setara, mampu, dan berdaya tanpa batas. Mari merobohkan stigma dan menciptakan Jepara yang ramah dan membahagiakan bagi semua,” pungkasnya. [joglojateng.com]