Siapkan Tenaga Mentor Bahasa Inggris, Pemkab Kukar Kirim 24 Guru Ke University of Cambridge

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, serius untuk mempersiapkan tenaga pendidik yang jago berbahasa Inggris. Rencananya April 2017 ini, akan dikirim kembali 24 guru hasil seleksi ke University of Cambridge, Inggris. Demikian keterangan Bupati Kukar Rita Widyasari dalam keterangan pers di Balikpapan, (1/2/17)

Pemkab Kukar Cambridge University

(Sumber Berita/Foto: Tempo. Tampak Bupati Kukar Rita Widyasari memberikan keterangan pers terkait kerjasamanya dengan University of Cambridge, Inggris, di Hotel Jatra Balikpapan (1/1/17)

Para guru yang berasal dari jenjang pendidikan SMP-SMA ini akan mendalami teknik belajar mengajar bahasa Inggris ke pusatnya langsung di Bell School Cambridge University selama 1,5 bulan. “Guru-guru ini merupakan hasil seleksi program serupa yang sudah dilaksanakan tahun lalu,” kata Rita.

Rita menjelaskan Kabupaten Kutai Kartanegara sudah mengirim 40 guru guna mendalami teknik belajar mengajar bahasa Inggris di Bell School Cambridge University pada 2016. Mereka kemudian menyeleksi 24 guru di antaranya guna mengikuti proses pendalaman kembali di Bell School Cambridge University pada April nanti. “Agar mereka mempunyai pendalaman bahasa Inggris yang makin baik,” kata Rita.

Guru-guru ini, imbuh Rita, nantinya akan diminta menjadi mentor teknik belajar mengajar bahasa Inggris di sekolah-sekolah di Kutai Kartanegara. Mereka bisa merumuskan kurikulum teknik belajar bahasa Inggris yang paling gampang dipahami para siswa pelajar Kutai Kartanegara. Rita berharap Kabupaten Kutai Kartanegara makin melek pemahaman bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

Rita juga mengungkapkan keinginannya untuk mengadopsi “Kampung Inggris” di Pare, Kediri, Jawa Timur yang bisa juga direalisasikan di Pulau Komala, Tenggarong. “Bila semua sudah berjalan lancar, diharapkan ada kelas-kelas kecil belajar bahasa Inggris di Pulau Komala. Bisa membantu sumber daya manusia dan potensi pariwisata Kutai Kartanegara,” ujar Rita.

Sehubungan dengan itu, Rita tidak segan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 21 miliar guna pelatihan para guru ke Inggris. Dia yakin alokasi anggaran investasi jangka panjang ini demi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kutai Kartanegara. “Saya yakin karena hasilnya sangat jelas di masa mendatang,” katanya.

Pemkab Kukar Cambridge University 2

Salah seorang guru lolos seleksi, Indra Gunawan, membeberkan mereka belajar secara mendalam bahasa Inggris ke pakarnya di Cambridge. Teknik pengajarannya sangat menyenangkan, di mana terjadi interaksi antara mentor dan siswanya. “Tidak melulu di ruangan terus-menerus, terkadang juga keluar kelas hingga memasak kue. Semua berjalan sangat menyenangkan dalam belajar bahasa Inggris,” katanya.

Proses belajar mengajar ini, menurut Indra, nantinya yang hendak diterapkan kepada siswa-siswanya di Kutai Kartanegara. Dia merupakan salah seorang tenaga honor guru bahasa Inggris di SMA Kutai Kartanegara. “Kebetulan dipilih kembali untuk memperdalam ilmu bahasa Inggris ke Cambridge,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Cultural Exchange and International Education Foundation (CEIEF) Kalimantan Timur Parawansa Assoniwora mengatakan program kerja sama peningkatan SDM pertama kali dilakukan antara Bell School Cambridge University dan Pemkab Kutai Kartanegara. Menurut dia, program-program seperti ini nantinya menjadi unggulan guna mendongkrak SDM daerah. Parawansa berujar, “Baru pertama kalinya dilakukan kerja sama dengan Pemkab Kutai Kartanegara.” (*)

About Humas 544 Articles
Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Kantor Sekretariat: Gedung Sahid Sudirman Center, Lt.21. Jl. Jend. Sudirman Kav.86, Jakarta, 10220 Phone: +6221 2788-9480 Fax: +6221 2788-9481 Email: info@apkasi.org