
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa sedang memotong tumpeng pada Gebyar Milad ke-6 Maswira Jaya di Pendopo Parasamya Sleman, Rabu (30/7).
Sleman. Apkasi.org. Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyebut bahwa Organisasi Masyarakat Wirausaha (Maswira) Jaya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama ini banyak berperan dalam mendorong tumbuhnya ekosistem kewirausahaan lokal.
Pemkab Sleman Sebut Maswira Jaya Tumbuhkan Ekosistem Kewirausahaan LokalDoc: antara foto
Ket. Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa
“Maswira Jaya bukan sekadar organisasi pelaku UMKM, melainkan bagian dari gerakan nasional OK OCE yang telah membuktikan mampu menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” kata Danang Maharsa pada Gebyar Milad ke-6 Maswira Jaya di Pendopo Parasamya Sleman, Rabu (30/7).
Acara yang mengusung tema “Langkah Menuju Kemandirian dan Kekuatan UMKM” ini jugadihadiri anggota DPD RI DIY Ahmad Syauqi Soeratno dan Pembina Maswira Jaya DIY BRAy Iriani Pramastuti.
Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sleman mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi mendukung misi Maswira Jaya DIY untuk kemandirian ekonomi masyarakat.
Danang juga menyoroti pentingnya cinta terhadap produk lokal sekaligus menyatakan bahwa produk UMKM bukan hanya komoditas, tapi juga karya, identitas, dan semangat warga yang perlu didukung bersama.
“Saya mengapresiasi komitmen Maswira Jaya yang konsisten mengusung slogan ‘Bela Beli Produk UMKM’, slogan ini bukan hanya ajakan, melainkan sebuah gerakan moral dan ekonomi yang strategis,” katanya.
Menurut dia, dengan membela pelaku UMKM lokal dan membeli produk-produk mereka, maka kita turut serta menjaga keberlangsungan ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan roda perekonomian dari bawah.
Pembina Maswira Jaya DIY BRAy Iriani Pramastuti menggaris bawahi pentingnya perhatian yang lebih besar terhadap sektor UMKM, meskipun jumlah pelaku usahanya terus meningkat.
“Sekarang ada sekitar 340.000 pelaku UMKM di Yogyakarta dan 110.000 di Kabupaten Sleman, naik dari 89.000 pada tahun sebelumnya. Ini artinya kegiatan perekonomian salah satunya ditopang oleh UMKM,” katanya.
Ia menekankan perlunya kolaborasi antarpihak agar UMKM bisa naik kelas dan tidak lagi terhambat oleh keterbatasan modal maupun akses pasar.
“Tanpa kolaborasi dan sinergi yang harmonis, UMKM tentu saja tidak bisa berkembang dengan baik,” katanya.
Iriani berharap agar instansi pemerintah dan para pemangku kepentingan dapat membimbing dan membina pelaku UMKM secara berkelanjutan.
Milad ke 6 Maswira Jaya DIY dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari fashion show, lomba masak olahan pisang, pemeriksaan kesehatan, konsultasi bisnis, hingga bazar produk UMKM. [koran-jakarta.com]