Purworejo, Apkasi.org. Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kapasitas kelompok usaha masyarakat.
Upaya ini diwujudkan dengan penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelompok Usaha Bersama (Kube) di Pendopo Kabupaten Purworejo, Jumat (28/11).
Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Heru Sunoto MPS Sp, menjelaskan bahwa pada 2024 Pemprov Jateng telah memberikan dukungan kepada 60 Kube, masing-masing memperoleh bantuan Rp20 juta.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan maksimal sebagai modal usaha.
“Ayo berjuang karena pemerintah sudah memberikan dukungan. Jangan setengah-setengah, saling menguatkan, dan kami tidak meminta kembali dana yang sudah diberikan. Silakan dimanfaatkan untuk usaha,” ujarnya.
Bupati Purworejo, Yuli Hastuti SH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jateng dan seluruh pihak yang memfasilitasi kegiatan Bimtek.
Menurutnya, penguatan Kube menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus membuka peluang usaha di tingkat akar rumput.
Ia menegaskan bahwa peran Kube selaras dengan arah pembangunan daerah dalam RPJMD 2025–2029, terutama melalui program unggulan Sejahtera Wargane serta visi “Purworejo Berseri” yang menekankan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Melalui Bimtek ini, peserta diharapkan memperoleh peningkatan kapasitas dalam pengelolaan usaha, administrasi kelompok, manajemen keuangan, hingga strategi pemasaran.
“Dengan kompetensi yang semakin baik, Kube dapat tumbuh lebih mandiri dan profesional, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggota maupun lingkungan sekitar,” tegasnya. [Magelangekspres.id]