Pemkab Purwakarta Kian Getol Kenalkan Kampung Maranggi Sebagai Wisata Kuliner Unggulan

Purwakarta resmi telah memiliki ‘Kampung Maranggi. Kampung tersebut, berada di sekitar kawasan Stasion Kereta Api Plered. ‘Kampoeng Maranggi’. Nama itu sengaja disematkan, mengingat maranggi merupakan panganan yang konon lahir di Plered.

kampung-maranggi-purwakarta

(Sumber: Inilah.com)

Kepala Bidang Pariwisata, Dishubparpostel Kabupaten Purwakarta, Asep Supriatna mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk terus mengembangkan apapun produk khas dari Purwakarta tak terkecuali Sate Maranggi. Salah satu tujuannya, agar Maranggi mendapat pengakuan dunia internasional sebagai warisan kekayaan masyarakat di wilayah ini.

“Dengan kegiatan ini, kami pun berupaya mendorong pengembangan potensi unggulan di bidang agro bisnis dan kepariwisataan di wilayah ini,” ujar Asep seperti ditulis inilah.com, Minggu (4/12/2016).

Dia menjelaskan, kegiatan seperti ini sebagai bagian dari promosi dan memperkenalkan produk khas olahan tangan hasil masyarakat di wilayah tersebut. Supaya, produk-produk lokal ini bisa terus bersaing dan tetap eksis di tengah perkembangan jaman.

Di Kampung Maranggi Plered, terang dia, tak hanya terdapat puluhan stand yang menyajikan penganan khas berupa daging bakar tersebut. Tapi, di lokasi itu, pihaknya pun telah menyediakan hiburan kesenian bagi masyarakat yang berkunjung.

“Lokasi ini menjadi destinasi baru wisata kuliner. Kampung Maranggi ini buka setiap hari, dari mulai pukul 15.00 WIB hingga 22.00 WIB,” jelas dia.

Asep menjelaskan, kegiatan seperti ini upaya promosi untuk menarik wisatan. Pihaknya ingin, seluruh wilayah di Purwakarta bisa dikunjungi. Makanya, masing-masing kecamatan akan didorong untuk melakukan pengembangan potensi unggulan di bidang agro bisnis dan kepariwisataan.

“Kedepan, seluruh kecamatan harus seperti ini. Apapun potensi unggulan yang ada di wilayah itu harus dikembangkan,” kata dia.

Dia menambahkan, selama ini keramaian masih berpusat di wilayah perkotaan. Menurutnya, ramainya kunjungan wisatawan seperti harus juga menetes ke seluruh wilayah yang memiliki potensi kepariwisataan.

Dengan begitu, dipastikan jumlah pengunjung ke Purwakarta terus meningkat. Kalau sudah begitu, menurut dia lagi, akan membuat roda perekonomian masyarakat semakin berputar cepat. Dengan kata lain, kondisi ini akan membuat perputaran uang lebih masif dan berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Dengan banyaknya pengunjung ke lokasi wisata, maka akan melahirkan ekonomi kreatif di masyarakat,” pungkasnya.

About Humas 544 Articles
Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Kantor Sekretariat: Gedung Sahid Sudirman Center, Lt.21. Jl. Jend. Sudirman Kav.86, Jakarta, 10220 Phone: +6221 2788-9480 Fax: +6221 2788-9481 Email: info@apkasi.org