Gandeng PBB, Pemkab MUBA Inisiatif Bentuk Dana Abadi untuk Kesejahteraan Warga

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) melakukan kerja sama dengan Badan PBB untuk Pembangunan (UNDP) dalam melakukan pengkajian pembentukan awal Pundi Dana Abadi di kabupaten tersebut. Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjelaskan, dana abadi ini berasal dari eksplorasi cadangan minyak dan gas bumi (migas).

(Sumber Berita/Foto: CNN Indonesia)

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjelaskan, dana abadi ini berasal dari eksplorasi cadangan minyak dan gas bumi (migas). Bupati Dodi mengatakan, kawasan tersebut memilki cadangan migas yang menguntungkan hingga belasan tahun mendatang. Namun, jika keuntungan dari sumber daya alam (SDA) tersebut tidak dikelola dengan baik, maka hal ini tidak akan berguna bagi generasi mendatang.

Untuk itu, Dodi berinisiatif untuk membentuk dana abadi mengikuti jejak beberapa negara lain, seperti Timor Leste dan Norwegia. “Indonesia tidak bisa lagi terus bermimpi tentang kelangsungan sumber-sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui,” kata Dodi, Rabu (10/9) sambil menambahkan studi tentang pengelolaan dana abadi dan skema selanjutnya akan dilakukan oleh UNDP bersama Institut Penelitian Ekonomi dan Sosial selama satu tahun mendatang.

Terlebih lagi, di tengah melimpahnya SDA di kawasan tersebut, Indeks Pembangunan Manusia di Musi Banyuasin justru lebih rendah dibandingkan dengan nasional. Artinya, gap antara kelas menengah ke bawah dan ke atas tinggi. “Ini menandakan bahwa banyak penduduk yang tidak mendapatkan mamfaat dari kekayaan daerah,” sambung Dodi.

Sementara itu, Wakil Direktur UNDP Francine Pickup mengatakan, investasi yang dilakukan melalui dana abadi ini dapat dimanfaatkan untuk pembangunan di kawasan tersebut, sehingga tingkat ekonomi akan lebih merata. Francine mengatakan, “Dengan menangani masalah ini sekarang maka pemerintah daerah akan lebih siap menghadapi masa depan.”

Dalam kerja sama ini, pihak UNDP juga akan memberikan rekomendasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terkait pembentukan dana abadi tersebut. Secara keseluruhan, UNDP menemukan adanya 13 provinsi dan 20 kabupaten mempunyai kapasitas fiskal untuk membentuk dana abadi, dimana mayoritas kawasan tersebut menjadi penghasil migas dan mineral. (*)

About Humas 544 Articles
Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Kantor Sekretariat: Gedung Sahid Sudirman Center, Lt.21. Jl. Jend. Sudirman Kav.86, Jakarta, 10220 Phone: +6221 2788-9480 Fax: +6221 2788-9481 Email: info@apkasi.org