Dipuji Menkeu, Tak Berlebihan Desa Ponggok Ini Jadi Contoh Sukses Kelola Dana Desa

Tak berlebihan memang, jika keberhasilan Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dalam mengelola dana desa lantas banjir pujian. Hebatnya, pujian disampaikan langsung oleh Menkeu Sri Mulyani yang notabene adalah pakarnya manajemen keuangan di negeri ini. Sri Mulyani pun berujar bahwa Desa Ponggok dapat dijadikan acuan pengelolaan dana desa.

(Salah satu keberhasilan unit usaha Desa Ponggok menjadikan wisata snorkling yang instagramable memanfaatkan kolam air tawar. Foto: TravelKompas)

Menkeu menilai, sejak menerima dana desa tahun 2015, Desa Ponggok telah melakukan banyak pembangunan untuk memajukan desa. Pembangunan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, pembangunan sanitasi dan penyediaan air bersih sampai dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kita melihat bagaimana Desa Ponggok bisa membangun dirinya. Melakukan upaya perbaikan kesejahteraan masyarakat di bawah kepemimpinan Bapak Juanedhi merupakan suatu prestasi yang sangat sangat sangat membanggakan. Saya berterima kasih,” ujar Sri dikutip dari kemenkeu.go.id, Jumat 25 Agustus 2017.

Menkeu berpesan kepada Kepala Desa Ponggok Junaedhi Mulyono untuk terus menjaga kerukunan warganya. Dia juga meminta agar desa-desa lainnya mencontoh Desa Ponggok dalam penggunaan dana desa. Menurut Sri, pemerintah telah memberikan dana desa selama tiga tahun, dan Desa Ponggok adalah contoh desa yang mampu mengelola dan mengimplementasikan Dana Desa dengan sangat baik.

Jika seluruh desa di Indonesia mampu melakukan pengelolaan dengan baik, kata dia, tidak akan ada kemiskinan lagi. Ketimpangan juga semakin kecil sehingga semua lapisan masyarakat dapat merasakan pertumbuhan ekonomi. “Tentu kita berharap bahwa setiap desa telah memiliki tata kelola good and clean government, tata kelola yang baik dan bersih sehingga dia bisa menggunakan sumber daya dan mengembangkannya sendiri,” imbuh Sri Mulyani lagi.

4 Strategi Pengelolaan Dana Desa

Kades Junaedhi memaparkan bahwa Desa Ponggok mempunyai empat strategi dalam mengalokasikan anggaran dana desa. Keempat strategi tersebut yakni alokasi pembangunan infrastruktur, alokasi penyelenggaraan aparat desa, alokasi pembinaan serta pemberdayaan masyarakat, dan alokasi bidang tidak terduga yang digunakan untuk penanganan kondisi darurat atau mitigasi bencana.

Salah satu kesuksesan desa ini yakni terbentuknya Badan Usaha Milik Desa/BUMDes Tirta Mandiri yang ditargetkan dana pengelolaannya mencapai Rp15 miliar pada tahun depan. BUMDes tersebut memiliki beberapa unit usaha unggulan seperti Kios Kuliner, Toko Desa, Wisata Umbul Ponggok dan Wisata Ponggok Ciblon,.

Melalui BUMDes tersebut, tenaga kerja lokal berhasil terserap serta pendapatan asli daerah juga meningkat. Perlu diketahui, untuk tahun 2017 ini Desa Ponggok berhasil menerima pendapatan sebesar Rp3,7 miliar. Pendapatan tersebut berasal dari alokasi dana desa, pendapatan dari BUMD dan lainnya. Berikut ini adalah profil unit usaha yang berhasil dikembangkan:

Kios Kuliner

Untuk ketersediaan sarana dan prasarana usaha wisata desa, BUMDesa Tirta Mandiri membangun Kios Kuliner yang disewakan kepada warga sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi warga. Kios Kuliner ini dibangun di dua tempat yaitu di dalam kompleks Umbul Ponggok dan di depan kompleks Ponggok Ciblon.

Toko Desa

Unit usaha ini baru dirintis sejak Juli 2016 di mana usahanya adalah penjualan barang-barang kebutuhan rumah tangga pada umumnya, dengan nama Toko Desa “Sumber Panguripan”. Toko desa ini memberikan pelayanan kepada warga masyarakat Desa Ponggok terutama bagi warga yang memiliki usaha kecil (UKM).

Letaknya yang sangat strategis yaitu di pinggir jalan Raya Ponggok, bersebelahan dengan Pusat Kantor Desa Ponggok dan Kompleks Wisata Ponggok Ciblon, menjadikan toko desa ini ramai pembeli. Bahkan di toko desa ini tersedia fasilitas ATM Bank BNI’46 dan ATM Bank Mandiri.

Toko Desa “Sumber Panguripan” juga menjadi agen Laku Pandai Bank BNI’46 yang dapat melayani buka rekening BNI, setoran tunai tabungan, tarik tunai tabungan. Selain itu juga melayani E-Payment yaitu transfer (sesama BNI & online antar bank), pembelian (token listrik, voucher pulsa HP), pembayaran (tagihan listrik, pulsa prabayar, tagihan kartu kredit, tiket, dll).

Toko Desa “Sumber Panguripan” juga bekerjasama dengan Perum Bulog melalui keagenan Rumah Pangan Kita (RPK). Dengan menjadi RPK, toko desa ini mendapat suplai kebutuhan pangan berupa beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung. Program RPK merupakan salah satu wujud dari upaya Bulog untuk menstabilkan harga pangan dan juga merupakan perwujudan fungsi Bulog untuk menyediakan bahan pangan yang terjangkau.

Umbul Ponggok

(Foto: Tribunews)

Merupakan sebuah kolam alami yang dikembangkan menjadi wisata snorkling yang cukup terkenal di Klaten. Kolam alami ini sudah ada sejak zaman Belanda, dengan ukuran 50 x 25 meter dan kedalaman rata-rata 1,5-2,6 meter. Anda tak perlu takut terbawa gelombang, sebab tempat snorkling kali ini bukanlah laut melainkan sebuah sumber mata air alami yang segar dan sangat jernih.

Berbeda dengan kolam renang yang dasarnya berupa lantai keramik, dasar Umbul Ponggok masih sangat alami berupa hamparan pasir nan luas, bebatuan, dan ribuan ikan warna-warni sehingga suasananya benar-benar seperti dibawah laut. Meski dipenuhi ikan, air di Umbul Ponggok ini tidak amis sebab airnya mengalir terus-menerus.

Selain sebagai tempat snorkling, Umbul Ponggok juga kerap dijadikan lokasi latihan diving bagi penyelam pemula sebelum mereka benar-benar menyelam di laut. Sedangkan bagi anak-anak tersedia kolam berukuran pendek yang bisa dijadikan lokasi berenang maupun sebatas bermain air.

Salah satu hal yang sangat sayang untuk dilewatkan saat berada di Umbul Ponggok adalah melakukan sesi pemotretan di dalam air. Bagi pengunjung yang tidak memiliki kamera underwater tidak perlu khawatir. Di Umbul Ponggok terdapat jasa penyewaan kamera underwater dan sudah termasuk operator kameranya (fotografer). Ada juga persewaan alat dan property untuk foto. Paket foto prewedding, paket diving, paket power dive (walker).

Ponggok Ciblon

Setelah mengelola unit wisata desa Umbul Ponggok, BUMDesa Tirta Mandiri mulai September 2016 melebarkan sayap usahanya dengan mengembangkan unit wisata desa baru bernama Ponggok Ciblon. Dari wahana air yang sekarang telah ada yaitu kolam renang anak & dewasa, resto & warung apung, waduk Galau sebagai tempat pemancingan, nantinya tahun 2017 akan dikembangkan menjadi wahana wisata air terpadu meliputi taman air, arena outbond, dan wahana adventure. Letak kawasan Ponggok Ciblon tepat di seberang jalan raya Ponggok-Delanggu dan berseberangan dengan komplek gedung Kantor Desa Ponggok, warung kuliner, toko Desa Sumber Panguripan. (*)

About Humas 544 Articles
Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Kantor Sekretariat: Gedung Sahid Sudirman Center, Lt.21. Jl. Jend. Sudirman Kav.86, Jakarta, 10220 Phone: +6221 2788-9480 Fax: +6221 2788-9481 Email: info@apkasi.org