Cakupan MBG Diperluas, SPPG Buleleng Ditambah Bertahap

Kadisdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, saat menjadi narasumber utama dalam Dialog Interaktif “Hai Bali Ken – Ken” di RRI Singaraja, Kamis (27/11/2025) (Foto: RRI/Salsabil)

Singaraja, Apkasi.org. Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperluas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penambahan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan layanan gizi bagi peserta didik berjalan efektif, merata, dan tepat sasaran.

Saat ini, baru 14 SPPG yang beroperasi melayani peserta didik dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA/SMK. Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal sekitar 37 SPPG untuk mencakup seluruh wilayah Buleleng yang memiliki kondisi geografis cukup luas dan beragam.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menjelaskan bahwa belum semua sekolah dapat terlayani MBG karena adanya sejumlah pertimbangan teknis. Hal itu meliputi kelayakan lokasi, kesiapan logistik, hingga jarak sekolah terhadap SPPG terdekat.

“Sekolah yang belum masuk akan diakomodasi bertahap sesuai keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) dan kesiapan daerah,” ucapnya.

Surya Bharata menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program pembagian makanan gratis, melainkan intervensi gizi terpadu yang memberikan dampak langsung pada peningkatan kualitas belajar dan tumbuh kembang peserta didik.

“MBG tidak sekadar memberikan makanan, tetapi membangun kebiasaan hidup sehat, memperbaiki status gizi, meningkatkan konsentrasi belajar, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani dan UMKM sebagai pemasok bahan pangan,” ujarnya.

Setiap menu MBG telah disusun bersama ahli gizi dengan rotasi makanan yang memastikan kecukupan nutrisi. Selain itu, sekolah mendapatkan pendampingan terkait edukasi gizi dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar manfaat program bisa berlangsung jangka panjang.

Lebih lanjut, Surya Bharata mengajak seluruh pihak, termasuk sekolah, masyarakat, dan orang tua, untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan MBG. Ia menegaskan bahwa tujuan utama program adalah meningkatkan kesehatan peserta didik, memperkuat kemampuan konsentrasi, hingga berkontribusi terhadap ketahanan pangan keluarga.

“Kami berharap MBG menjadi gerakan bersama. Ketika gizi anak terpenuhi, kualitas pendidikan otomatis meningkat,” katanya. (rri.co.id)

About Humas 1202 Articles
Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) OFFICE: The Bellagio Boutique Mall Lt. 2 Unit OL3-01.02 & OL3-31.32 Jl. Mega Kuningan Barat No. 3 Blok E4, Jakarta Selatan, 12950 Phone: 021-3002-9703 Fax: 021-3002-9704 Email: info@apkasi.org